Sinergi Foundation

merupakan lembaga independen milik publik yang berupaya mendorong serta membangun kolaborasi
menuju masyarakat yang mandiri, produktif dan berkarakter
 

PT AHM Gandeng Sinergi Foundation, Luncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi Bagi Difabel

Rabu, 22 Juni 2016 09:38 WIB | Admin - Sinergi Foundation
 

SF-UPDATES,-- Sinergi Foundation dan CSR PT Astra Honda Motor (PT AHM) meluncurkan program kemitraan “Berbagi Bersama Sahabat Satu Hati”. Program pemberdayaan berupa usaha produktif beras ini melibatkan Kelompok Kreativitas Difabel (KKD) Kiaracondong Bandung sebagai mitra.

Deputy Head of Corporate Communication PT AHM, Achmad Muhibbudin menyampaikan apresiasi atas digagasnya kegiatan pemberdayaan sosial ini. Melalui program ini, ia berharap komunitas difabel bisa semakin mendorong daya kreasi mereka.

“Saya sangat mendukung program ini. Ini baru langkah awal. Jika program ini terbukti berhasil memberikan manfaat bagi komunitas difabel, AHM siap membantu mereka di kegiatan yang lebih kreatif,” tuturnya, di RM Ampera Pasteur, Selasa (21/6/2016).

Ia mengungkapkan, ini bukan kali pertama CSR PT AHM membuat program untuk kaum disabilitas. Sebelumnya, mereka sempat membantu civitas difabel di kampus UIN Yogyakarta. Pun atas kegiatan pemberdayaan sosial di Bandung kali ini, katanya, bisa memperluas kesempatan CSR PT AHM untuk memfasilitasi potensi kaum difabel sebaik mungkin.

Sementara itu, menurut Asep Irawan, Direktur Fundraising Sinergi Foundation, usaha beras dipilih dengan pertimbangan konsumsinya yang masih besar di lingkungan masyarakat. Pengadaan beras pun, dipermudah dengan suplai langsung dari mitra Lumbung Desa Sinergi Foundation di Tasikmalaya dan Subang.

“Dan yang menarik, program kemitraan ini memiliki multiplier effects. Pertama, menyejahterakan para mitra KKD. Kedua, penambahan modal bisnis untuk mereka. Ketiga, sebagian keuntungannya digunakan untuk program sosial kemasyarakatan, yaitu pemberian kaki palsu bagi yang membutuhkan,” jelasnya.

Menambahkan, Iwan Hanafi staf divisi program SF ini menjelaskan, Sinergi Foundation sendiri, dalam program pemberdayaan ini berperan sebagai pendamping dan pemantau keberjalanan usaha tersebut. Selain itu, untuk suplai beras nantinya akan mengandalkan hasil dari dua lumbung desa yang juga program SF, di bilangan Tasikmalaya dan Subang.

Iwan melanjutkan, ke depannya, keuntungan bersih dari penjualan ini dibagi tiga bagian. 40 persennya digulirkan untuk sosial, sebagai subsidi produksi kaki palsu. 30 persen untuk pengelola, sisanya untuk pengembangan usaha.

"Hal tersebut, dikarenakan KKD sendiri dalam memproduksi kaki palsu selama ini, pengajuannya bersifat cuma-cuma. Sehingga sebagian besar keuntungan bersih tadi, ya untuk menambah permodalan mereka," jelas Iwan. 

Di sisi lain, Anwar selaku ketua KKD, merasa terbantu dengan adanya program ini. Usaha produktif beras ini, katanya, bisa lebih jauh menopang bisnis kaki palsu mereka yang sebelumnya telah berjalan selama enam tahun.

“Saya harap program ini terus maju, dan menyukseskan para pelakunya,” harapnya. []

 

Reporter: Aghniya Ilma Hasan, Maharevin


 

Lihat Berita Lainnya



Members of Sinergi Foundation