Sinergi Foundation

merupakan lembaga independen milik publik yang berupaya mendorong serta membangun kolaborasi
menuju masyarakat yang mandiri, produktif dan berkarakter
 

MT Al-Amanah dan Garem-garem, Gandeng Sinergi Foundation Helat Tabligh Akbar Pengajian Psikologi

Minggu, 06 Maret 2016 23:24 WIB | Admin - Sinergi Foundation
 

SF-UPDATE,--  Majelis Taklim (MT) Al-Amanah dan MT Garem-Garem bersama Sinergi Foundation menghelat Tabligh Akbar Pengajian Psikologi. Acara yang bertajuk "Hijrah to Better Life Style" ini menghadirkan sejumlah pembicara, yaitu Harry Moekti dan Fatimah Alvapo (Ceu Empet). Pada kesempatan itu, Ceu Empet berkesempatan membahas ihwal pelbagai fadhilah bersilaturahim. 

“Pertama adalah mendapat ridho Allah Swt. Karena Allah ridho, makanya iblis tidak senang melihatnya. Sementara orang yang kita datangi tentu akan merasa senang,” ujarnya di Balai Asri Pusdai - Bandung, Kamis (03/03/2016).

Selain itu juga, Ceu Empet mengatakan dengan menjalin silaturahmi sisa umur kita Insya Allah akan barokah dan menjadi tabungan di akhirat nanti. Kemudian manfaat lainnya yaitu dengan seringnya kita bertemu banyak orang, akan makin banyak informasi yang didapat.

“Terutama silaturahmi di majelis ilmu seperti ini. Selain menambah wawasan ilmu, juga mendapat teman baru,” sambung Ceu Empet.

“Silaturahmi juga salah satu cara untuk mensyukuri nikmat yang Allah luar biasa tak terhingga. Seperti yang tercantum pada Surat Ibrahim ayat 7. Insya Allah rezeki dan kesehatan juga akan dilancarkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Mantan rocker tahun 90-an, Ustaz Harry Moekti menjelaskan empat karakter orang bertaqwa yang diberi pertolongan oleh Allah. “Pertama, orang yang selalu membangkitkan rasa takutnya pada Sang Penguasa, Allah SWT,” ujar ustaz yang sempat dikenal sebagai rocker ini.

Ibarat saat menghadapi CCTV, imbuhnya, manusia harus meyakini Allah Maha Melihat atas segala perbuatan. Semakin kuat perasaan diawasi itu, katanya, maka semakin takut pula seseorang untuk berbuat hal yang dilarang Allah.

Kedua, orang yang selalu beramal sesuai dengan syariat dan peraturan yang dibuat Allah. “Sederhananya, orang bertaqwa menjalankan dengan baik hukum yang lima: wajib, haram, sunnah, makruh, dan mubah,” tukas ustaz Harry.

Ia menjelaskan, Sang Maha Menciptakan berhak untuk mengatur ciptaan-Nya dengan sebaik-baiknya. Sebab itu, lanjutnya, manusia tinggal menaati semua perintah-Nya.

Ketiga, orang yang senantiasa mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat. Ustaz Harry pun meminta jamaah agar terus melakukan ibadah-ibadah rawatib, berinfaq, puasa, dan amalan baik lainnya. Amal shaleh itu, katanya, akan menjadi bekal orang bertaqwa di kehidupan selanjutnya.

Keempat, orang yang ridha meski hartanya sedikit. “Ia meyakini seluruh kekayaan hakikatnya milik Allah. Dan ia tak risau meski hidup sederhana,” katanya.

Dengan berusaha menjadi empat karakter taqwa tersebut, ia menuturkan Allah tak akan ragu memberikan inayah (pertolongan) bagi hamba-Nya. “Inayah adalah bentuk rahmat dari Allah saat makhluk-Nya tergelincir dalam masalah kehidupan,” tutupnya. []

Reporter Program SF : Dita Fitri A/ Aghniya Ilma Hasan


 

Lihat Berita Lainnya



Members of Sinergi Foundation