Menembus Pelosok Berlumpur Hingga Sungai Berarus Deras, untuk Sebuah Amanah

Kamis, 31 Agustus 2017 15:54 WIB

SF-UPDATES,-- Idul Adha 1438 H/2017 tinggal menghitung hari. Tim penyaluran Green Kurban (GK) Sinergi Foundation telah mulai memobilisasi hewan kurban ke polosok-pelosok Nusantara. Salah satunya, distribusi dilakukan di Aceh, tepatnya desa pedalaman  di Kabupaten Aceh Tamiang dan Aceh Timur.

Di Aceh Tamiang, tim GK menyusuri tiga desa terpencil, yakni kampung Bengkelang di kecamatan Bandar Pusaka, kampung Sulum dan kampung Tanjung Gelumpang di kecamatan Sekrak. Sementara di Aceh Timur, mereka menyalurkan hewan kurban ke wilayah, yang di antaranya Gampong Pante Kera, Melidi, Tampur Bor, Ranto Naro, dan Gampong Rantau Panjang.

Sepriyanto, Ketua Yayasan Sinergi Foundation yang mengepalai langsung monitoring GK di Aceh menyatakan perjalanan mereka penuh dengan rintangan menghadang. Guna sampai di lokasi, tak hanya jalan darat yang berlumpur, arus sungai yang deras pun mereka arungi. Apalagi, dengan hujan yang terus menerus turun selama empat hari terakhir, membuat mereka menghabiskan 2,5 jam perjalanan dengan perahu boat.

Sempat, dengan medan yang sulit dan waktu yang tak singkat, sapi-sapi kurban berontak. Mereka melawan kala dituntun menuju perahu di penyeberangan Bengkelang.

Tak berhenti sampai di sana. Puncaknya, rintangan itu dihadang tim GK saat hendak melintasi batu raksasa yang dijuluki Batu Katak. Batu tersebut terletak di tengah sungai, dan membahayakan siapa saja yang melaluinya. Di titik ini, nyawa dipertaruhkan.

“Di Batu Katak, beberapa kali kecelakaan merenggut nyawa manusia. Salah satu yang dramatis, yaitu meninggalnya dua orang guru dari pulau Jawa, plus pengemudi perahu boat yang diterjang arus sungai yang demikian deras,” kata Sepriyanto, Rabu (30/8/2017). Kendati demikian, alhamdulillah, katanya, Batu Katak akhirnya berhasil dilalui. 

Setelah naik boat selama 2,5 jam, barulah tim GK memulai pergerakan ke Gampong Ranto Naro kecamatan Simpang Jernih dengan berjalan kaki di jalan setapak area bekas hutan tanaman industri. Di jajaran bukit barisan ini, mereka berjalan sejauh 12 kilometer dengan kisaran waktu 4 jam.

Sepriyanto menerangkan, setiap titik distribusi memiliki tantangannya tersendiri. Namun segala rintangan yang ada itu, katanya, bisa dilalui dengan semangat membara yang dimiliki para relawan.

“Selain harus melewati jalan berlumpur, perjalanan harus dilanjutkan dengan  menggunakan boat dan ada pula yang harus menggunakan transportasi getek. Doakan kami, agar amanah kurban ini tersalurkan pada mereka yang membutuhkan,” pungkas Sepriyanto. []


 

 


SINERGI FOUNDATION (SF) adalah lembaga independen milik publik yang concern mendorong pengembangan kreativitas dan inovasi Sosial-Pemberdayaan berbasis Wakaf Produktif dan ZIS (Zakat, Infaq- Sedekah). Dengan sinergi antar segenap elemen peduli guna meningkatkan kapasitas serta memperluas jangkauan pengabdian, SF berkomitmen meretas jalan bersama melalui pendayagunaan sumberdaya lokal, menuju terwujudnya masyarakat yang mandiri, produktif dan berkarakter.


Kantor

SF Bandung

Jl. HOS Tjokroaminoto (Pasirkaliki)

No. 143 Bandung 40173

Telp: (022) 6120 218

Fax: (022) 6120 130

 

Gedung Wakaf 99

Jl. Sidomukti No. 99 H Bandung 40123

Telp: (022) 251 3991

Fax: (022) 2511 865

 

SF Jakarta

Hotel Kartika Chandra (Safari Suci Office) Kav.12

Jl. Jend. Gatot Subroto Jakarta Selatan 12930



Copyright Sinergi Foundation © 2017 - Disclaimer | Privacy Policy