Sinergi Foundation

merupakan lembaga independen milik publik yang berupaya mendorong serta membangun kolaborasi
menuju masyarakat yang mandiri, produktif dan berkarakter
 

Anak Dalam Konsep Islam

Jumat, 19 Juni 2015 16:36 WIB | Admin - Sinergi Foundation
 

Ramadhan, Miftah Faridl, Ketua MUI Bandung Jawa Barat, Zakat Infaq Sedekah Wakaf, zakat ekonomi islam, zakat dan ekonomi, zakat pemberdayaan ekonomi umat, zakat fitrah dan zakat mal

Kedudukan anak dalam Islam :

  1. Anak sebagai anugrah Allah SWT yang wajib di syukuri.

Ada 3 peristiwa dalam perjalanan hidup manusia yang banyak di rahasiakan oleh Allah SWT yaitu kelahiran, jodoh pernikahan dan ajal kematian.

Syukur atas anugrah ni’mat Allah SWT dalam keturunan ialah dengan Taqorub kepada Allah SWT (tahmid, sujud, shalat) dan mengurus, membesarkan, mendidika anak sesuai dengan ajaran Allah SWT.

  1. Anak sebagai amanah atau titipan dari Allah SWT yang harus di pertanggungjawabkan didunia dan di akhirat “Jangan sampai anakmu menjadi musuhmu di akherat nanti”.
  2. Anak sebagai (zinah/hiasan hidup) dan sebagai fitnah (ujian) hidup. Anak bisa menjadi perekat keluarga tapi bisa sebaliknya. Anak bisa menjadi kebanggaan dan kemulyaan keluarga dan bisa sebaliknya.
  3. Anak sebagai pelanjut keturunan, sebagai penerima waris dan juga pengganti penanggung jawab atas urusan orang tuanya (hutang dan lain2). Keberhasilan sebuah rumah tangga harus nampak pada anak yang lebih baik, lebih cerdas, lebih soleh, lebih berprestasi daripada ayah dan ibunya. (contoh perhatian terhadap keturunan pada Ibrahim, Zakaria dan Dawud).
  4. Anak sebagai Qurota’ayun dan Imnamal Lillmuttaqin. (Doa Ibadurrahman QS Al Furqon) sebagai salah satu unsur Dzurriyah Thoyyibah.
  5. Anak sebagai investasi abadi setelah orang tuanya wafat.

Ada 3 investasi abadi, yang pahalanya akan terus mengalir walaupun orang tuanya telah wafat yaitu Shodaqoh Jariah, Ilmu yang dimanfaatkan dan Anak sholeh yang selalu mendoakan.

Islam mengamanatkan agar :

  1. Keluarga harus menjadi medan pertama pendidikan anak. Rumah harus kondusif untuk lahirnya generasi yang unggul
  2. Rumah harus menjadi Munzalan Mubarokan.
  3. Komunikasi dan hubungan suami dan istri harus Mawaddah Warohmah juga membuahkan Sakinah .
  4. Ayah dan ibu sebagai pendidik pertama dan pendidik utama.
  5. Ayah dan ibu harus menjadi Uswah Hasanah bagi anak-anaknya.
  6. Ayah dan ibu harus menjadi pelaksana pertama atas kebenaran yang diajarkan kepada anak-anaknya.
  7. Beberapa pesan moral tentang pendidikan anak :
  • Berikan yang terbaik kepada anakmu walaupun anakmu tidak memberikan yang terbaik kepadamu. Dan apa yang engkau anggap baik bagi anakmu belum tentu betul-betul yang terbaik bagi anakmu.
  • Didiklah anak sesuai dengan kadar kemampuan akalnya.
  • Mereka hidup tidak sejaman denganmu.
  • Dzalim seorang ayah dan ibu mengeluarkan kata-kata yang tidak baik bagi anaknya.
  • Dzalim seorang ayah dan ibu yang memberikan sesuap makanan yang haram kepada anaknya.
  • Wasiat Luqman kepada putranya QS Luqman (31) : 12-19

 




Members of Sinergi Foundation



Mitra Corporate