Gandeng Ul, Sinergi Foundation Teken MoU Program Beasiswa Pemimpin Bangsa

Beasiswa Sinergi Foundation, Beasiswa UI, Beasiswa ITB, Beasiswa Unpad, Beasiswa Pemimpin Bangsa, Beasiswa SF, Beasiswa Sinergi Foundation

Salemba, awal Desember 2015. Di satu ruang di  kampus ternama, Universitas Indonesia (UI). Sebuah silaturahim sederhana, nan bersahaja berlangsung di sana.

Silaturahim antara dua pihak, Sinergi Foundation (SF) dengan perwakilan Universitas Indonesia. Rombongan SF dipimpin langsung Ketua Yayasan SF,  Sepriyanto Tanjung beserta jajarannya. Dari pihak UI diwakili Direktur Kemahasiswaan UI, Arman Nefi, pun beserta jajarannya.

Ada pula perwakilan mahasiswa UI penerima manfaat program Beasiswa Pemimpin Bangsa (BPB) Sinergi Foundation. Ya, tentu saja. Karena agenda utama silaturahim adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) penyelenggaraan program BPB-SF di Kampus UI.

“Saya selaku pimpinan di Direktorat Kemahasiswaan dan atas nama pimpinan UI mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan dan kerjasamanya dari Sinergi Foundation,” Kata Arman Nefi dalam sambutannya di pembukaan  acara.

Inisiatif program beasiswa seperti ini, diakui Arman, menyelamatkan generasi emas. “Dengan pendidikan, lompatan yang besar bisa terjadi. Tahapan yang relatif singkat,  bagaimana seorang anak bangsa berprestasi dari kalangan lemah bisa berubah taraf hidupnya,” tegas Arman.

BPB, lanjut Arman, adalah tambahan energi bagi UI, untuk menyelamatkan anak-anak bangsa berprestasi.

“Harapan kami, semoga Sinergi Foundation sebagai penyelenggara program bisa terus eksis dan kian berkembang,” pungkas Arman.

Beasiswa Pemimpin Bangsa sendiri adalah program beasiswa pendidikan terpadu bagi mahasiswa berprestasi dari kalangan dhuafa di Perguruan Tinggi Negeri dengan pola asrama.

Hingga kini angkatan ke-5, dari jumlah ratusan yang mendaftar, 76 mahasiswa saja yang lolos hingga seleksi akhir. Mereka tersebar di lima Perguruan Tinggi Negeri: ITB, UNPAD, UPI Bandung, UIN SGD Bandung, Universitas Indonesia (UI) Jakarta.

Setelah lolos seleksi, mereka berhak atas bantuan biaya masuk, biaya perkuliahan, penelitian, hingga tugas akhir. Pula uang saku, yang diberikan selama dua tahun masa studi. Selain itu pendidikan Pra Asrama, dilakukan untuk menyamakan persepsi, membangun kebersamaan, dan komitmen peserta. Pembinaan Asrama, berupa pembinaan keagamaan, kepemimpinan dan organisasi, kemandirian, dan juga pembinaan sosial kemasyarakatan.

Saat ini, 17 di antara penerima manfaat telah menyelesaikan masa studi  dari Kampus masing-masing. Mereka tersebar di pelbagai instansi, perusahaan, pun sebagai entrepreneur di bidangnya.

Berbagi & Bersinergi untuk Manfaat Tiada Henti

Masukan Email Anda

untuk mendapatkan informasi berkala.