Menutup 2016

Oleh: Ima Rachmalia (CEO Sinergi Foundation)

SF-UPDATE,– Mendung masih menggelayut di langit Bandung selama berhari-hari. Saat – saat yang juga cukup menantang bagi Sinergi Foundation (SF), untuk menutup 2016 dengan senyum sederhana, namun penuh makna. Senyum akar rumput dalam doa tulusnya, yang berharap kondisi kian membaik, dan langkah-langkah kehidupan dapat berlanjut, untuk sebuah pencapaian yang kelak berujung kebahagiaan. Hal yang asasi. Dan siapa pula yang tak ingin serupa itu?

Sebagai salah satu elemen masyarakat yang bergerak di bawah bersama masyarakat, SF hanya satu episode di antara drama kehidupan orang pinggiran di negeri ini. SF coba menyelami persoalan, lalu coba berpikir dan beraksi, menjadi bagian dari solusi.

Di awal 2016, di rubrik yang sama, Ketua Yayasan Semai Sinergi Ummat (Sinergi Foundation) H. Sepriyanto menulis sembari meminta doa dan dukungan dari donatur sekalian, untuk berikhtiar menuntaskan beberapa agenda umat, antara lain: Pembukaan kantor layanan SF di Jakarta, pemandirian Rumah Bersalin Cuma-cuma (RBC) dan inisiasi RSIA WAkaf (Klinik Wakaf Ibu dan Anak), Pemantapan manajemen layanan Firdaus Memorial Park, Pembukaan Warung Nasi “AMPERA” berbasis wakaf produktif pertama, serta penguatan program Lumbung Desa sebagai upaya SF mengembalikan desa pada Khittahnya.

Kini di pengujung 2016, capaiannya cukup menggembirakan. Kantor layanan di Jakarta yang berlokasi di Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 12, Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, resmi beroperasi di awal tahun 2016.

Sosialisasi  Klinik Wakaf Ibu dan Anak (RSIA Wakaf), terus berlangsung mulai trimester pertama 2016, hingga saat tulisan ini dirilis. Klinik berbasis Wakaf produktif ini sedianya akan menjadi salah satu penopang keberlangsungan RBC, yang memakan biaya operasional lebih dari Rp 2 Milyar per tahun. RBC sendiri di usianya yang menjejak tahun ke-12, menjadi saksi hampir 7 ribu kelahiran bayi dari keluarga kalangan lemah di negeri ini.  

Masih di ranah Wakaf, Rumah Makan “Ampera” berbasis wakaf produktif pertama di Indonesia, resmi diluncurkan pada Jumat 11 Maret 2016. “Alhamdulillah, malam ini menjadi tonggak penting bagi Ampera untuk berkolaborasi, memulai sebuah dedikasi untuk kemanusiaan. Dengan pengelolaan berbasis wakaf produktif, semoga proses dan hasilnya pun bisa lebih berkah. Amiin, ” ungkap H. Sigit Yunanto, yang karib disapa Aa Sigit, pemilik Warung Nasi “Ampera”, dalam sambutannya ketika itu.

Firdaus Memorial Park (FMP) pun terus berusaha meningkatkan kinerja pelayanannya untuk umat. Termasuk kinerja tim layanan pengurusan jenazah yang siap siaga 24 jam, kapanpun masyarakat membutuhkan.

Sebagai upaya sosialisasi sekaligus perluasan jejaring pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, SF menggelar Seminar dan WorkShop Lumbung Desa (LD) yang digelar 28-30 Agustus 2016 di Graha Pos, Jl. Banda, Bandung. Hadir dalam gelaran yang diikuti 40-an peserta dari berbagai Desa lintas provinsi di Indonesia tersebut sebagai pembicara kunci, Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDT), Prof. Ahmad Erani Yustika.

Dalam kesempatan itu, Ekonom cum mantan Direktur Eksekutif INDEF (Institute for Development of Economics and Finance) ini menyampaikan apresiasinya untuk program Lumbung Desa. Ia mengaku bahagia, bahwa dalam beberapa periode terakhir, inisiatif untuk membangun desa dari berbagai elemen bangsa, sudah mulai tumbuh di berbagai sudut negeri, salah satunya program Lumbung Desa, yang diinisiasi SF. Ia berharap, inisiatif ini terus tumbuh dan menginspirasi inisiatif-inisiatif serupa di wilayah lain di Indonesia.

Ujung 2016, bukan ujung segalanya. Mohon jangan bosan mendoakan, menutup 2016, SF tengah menyiapkan Rencana Strategis 2017-2022. Selain sebagai panduan langkah lembaga, Renstra kali ini menjadi cermin optimisme SF menatap masa depan, yang semoga lebih baik dan selaras dengan harapan umat ke depan. Wallahu a’lam. []

Berbagi & Bersinergi untuk Manfaat Tiada Henti

Masukan Email Anda

untuk mendapatkan informasi berkala.

×
Assalamualaikum! Ada yang bisa Kami bantu?