Juang Fakhrul untuk Kesembuhan

SF-UPDATES,– Tak ada yang menyangka bahwa suami yang menjadi tumpuan hidup Ai Suryanti (36) akan secepat itu pulang ke rahmatullah. Berat dirasa Ai sepeninggal suaminya, selain berperan menjadi ibu, dia juga diharuskan mencari nafkah layaknya sosok seorang kepala keluarga yang bertanggung jawab akan biaya sekolah anaknya yang kini duduk di bangku SMP.

Berpendidikan rendah, Ai hanya mampu bekerja sebgai buruh cuci dari rumah ke rumah. Tak sampai setengah tahun, seorang lelaki bersedia menggantikannya mencari rezeki, ialah Ade Permana(44) yang saat itu berstatus duda beranak.

Pada pernikahan keduanya, Ai mengalami keguguran sebanyak 3 kali. Hingga akhirnya di kehamilan ke 4, Ai melakukan istirahat total demi menjaga kandungannya. Ai sempat melakukan USG, namun tidak ada keanehan dengan janinnya.

Ketika proses persalinan tiba, Ai dikaruniai Fakhrul Rizki Walidan dengan keistimewaan berupa bibir sumbing. Menurut dokter yang menanganinya, bibir sumbing yang dialami Fakhrul disebabkan kondisi rahim yang tidak steril setelah keguguran ke 3.

Keistimewaan yang dialami Fakhrul bukanlah alasan untuk tidak bersyukur. Ai menjadi semakin mendekatkan diri kepada Allah. Dalam ikhtiar untuk operasi Fakhrul, disela-sela bekerja sebagai kuli bangunan, Ade mencari informasi untuk pengobatan anaknya. Pun Ade, dalam ikhtiar untuk operasi Fakhrul, disela-sela bekerja sebagai kuli bangunan, ia mencari informasi untuk pengobatan anaknya.

Alhamdulillah, atas izin Allah, Fakhrul bisa melakukan operasi sebanyak dua kali dengan bantuan dari donasi yang disalurkan melalui Sinergi Foundation.

Menggunakan kendaraan umum dari Garut menuju Kota Bandung, Ai dan Ade tempuh untuk pengobatan sang putra tersayang. Selama itu pula kedua orangtuanya senantiasa berusaha untuk menjaga kondisi anak agar tetap fit. Sebabnya jelas, faktor tersebut amat berpengaruh untuk menentukan tindakan operasi. Tak jarang, pasca operasi, kondisi anak menurun dan menyebabkan sakit.

Qadarullah, anak mereka bisa kembali sehat setelah operasi kedua. Sekarang tinggal agenda check up yang harus mereka jalani demi kesembuhan anaknya. Jazakallah, para donatur Sinergi Foundation. []

Berbagi & Bersinergi untuk Manfaat Tiada Henti

Masukan Email Anda

untuk mendapatkan informasi berkala.