[High Light Green Kurban 2015] Ketika Sapi Harus Dituntun Seberangi Sungai

SF-UPDATES,– Pembaca, kita telah mengetahui kisah tersohor, bagaimana kurban bermula. Pengorbanan Nabi Ibrahim atas Nabi Ismail, demi kecintaan pada Sang Maha, akhirnya berbuah manis. Dari tanah tandus itu, sejarah mencatat tentang cinta dan pengorbanan. Kini, ibadah suci itu mewujud dalam syariat kurban.

Dari masa ke masa, ibadah kurban itu terus dilakukan. Hari raya Idul Adha menjadi ajang silaturahim kaum muslimin, termasuk bersama kaum fakir, menikmati lezatnya daging. Semua saling bertakbir, memuji Allah. Di hari bahagia itu, semua larut dalam kebahagiaan. Memberikan kesan beribadah sosial yang luar biasa.

Pengalaman Idul Adha yang menakjubkan pun dialami tim Green Kurban saat mendistribusikan hewan kurban ke Desa Tobang Jaya Kecamatan Cikadu, Tasikmalaya pada 2015 lalu.

Menyebrangi sungai dengan arus deras di bawah lutut, seraya menuntun sapi super seberat 600 kilogram. Dilanjut dengan perjalanan menanjak, melalui sawah-sawah kering. Tak terbayang bagaimana sulitnya! Akses jalan itu ditempuh tim monitoring Green Kurban dengan gagah berani di Desa Tobang Jaya Kecamatan Cikadu Tasikmalaya. Rupanya, tak ada akses jalan lain menuju daerah tersebut. Hanya mengandalkan kedua kaki, atau motor jika cukup tangguh.

Kala sampai di tujuan, masyarakat berdecak kagum. Tak pernah rasanya, mereka mendapati orang yang berkurban sapi di desa mereka. Apalagi, dengan berat sebesar itu. Bahkan seraya tersenyum, mereka mengaku jarang mengonsumsi daging. Alangkah membuat miris siapapun yang mendengarnya. Dengan penyaluran dari Green Kurban ini, mereka benar-benar terbantu.

Di sana, ada sekira 77 kepala keluarga yang menetap, dan menjadi penerima manfaat kurban ini. Keramahan warga begitu terasa, padahal setiap harinya mereka mengaku kesulitan. Tapi, ibadah kurban yang berarti mendekatkan, menjadikan kami semua begitu dekat. Dan semoga kedekatan ini terus berlanjut kemudian. Aamiin. []

Penulis: Aghniya Ilma Hasan

Berbagi & Bersinergi untuk Manfaat Tiada Henti

Masukan Email Anda

untuk mendapatkan informasi berkala.

×
Assalamualaikum! Ada yang bisa Kami bantu?