Green Kurban Peduli Lombok

Green Kurban Peduli Lombok

Dari satu hewan yang dikurbankan, turut ditanam satu pohon sebagai ikhtiar hijaukan bumi. Program kurban apa lagi ini? Untuk apa disertai penanaman pohon? Jenis pohon apa yang ditanam? Dan pertanyaan-pertanyaan lain yang mungkin terlintas dalam benak kita, saat kali pertama mendengar frasa “Green Kurban”.

qurban, kurban, qurban sapi, qurban kambing, qurban sinergi foundation, kurban sapi, idul adha, idul kurban, green qurban sinergi foundation, green qurban bandung, kurban kambing, harga qurban 2018, hewan qurban 2018, harga hewan qurban 2018, kambing qurban 2018, sapi qurban 2018, jual hewan qurban 2018, qurban bandung, qurban jakarta, qurban yogyakarta, qurban bekasi, layanan qurban, layanan qurban online, layanan jemput qurban, layanan hewan qurban, pusat penjualan hewan qurban, pusat hewan qurban, jual hewan qurban di bandung, jual hewan qurban bekasi, jual hewan qurban online, jual hewan qurban jogja, sapi kurban bandung, green qurban bandung, depot hewan qurban bandung, green qurban sinergi foundation, qurban online indonesia, qurban online jakarta, qurban online bandung, qurban plus penghijauan

Kurban Plus Penghijauan

Isu lingkungan memang bukan sesuatu yang baru. Ramai mencuat kembali sekitar satu-dua dekade ini. Tentu bukan latah, atau belaka membebek arus utama. Tapi kesadaran dari lubuk hati yang paling dalam, bahwa amanah adalah sesuatu yang kelak dipertanggungjawabkan, maka Sinergi Foundation menggagas Green Kurban, sebagai inovasi Program Kurban Plus penghijauan, dimana dari satu hewan yang Anda kurbankan, turut ditanam satu pohon sebagai ikhtiar hijaukan bumi.

“Resmi diusung sejak tahun 2013 lalu, Green Kurban merupakan metamorfosis dari program Tebar Hewan Kurban DD-Jabar – Sinergi Foundation yang telah dilakukan sejak tahun 2001. Total yang sudah dihimpun sejak keberadaan program ini mencapai 11.748 hewan kurban (setara kambing), dengan total penerima manfaat mencapai sekitar satu juta warga miskin, terpencil, konflik, rawan gizi dan wilayah minus lainnya di negeri ini,” kata Ima Rachmalia, Direktur Green Kurban – Sinergi Foundation di Bandung, Rabu 11 September 2014.

Adapun, menurut Ima, Jenis pohon yang ditanam sebagai nilai plus program ini adalah jenis Pohon Produktif, antara lain: Pohon Nangka, Pohon Sawo, Jambu Batu, Jambu Bangkok, Jambu Air, Durian, Mangga, Rambutan, dan jenis pohon buah lainnya. Ia pun menjelaskan bahwa alasan pemilihan pohon buah, lantaran selain turut serta menghijaukan, pula diharapkan dapat berdampak pada peningkatan taraf ekonomi penerima manfaat, kelak setelah pohon itu mulai menghasilkan.

Ketika ditanya soal sebaran lokasi penanaman pohon, Ima pun menjawab gamblang, “Sementara ini fokus penyebaran  pohon dilakukan melalui pola kemitraan, dengan skala prioritas di wilayah pesantren, sebagai sentra dakwah di pelbagai pelosok negeri. Adapun kriteria mitra pengelola, antara lain: Pesantren yang telah dekat, bahkan membaur dengan masyarakat setempat. Berpengalaman mengelola usaha, khususnya di bidang pertanian. Memiliki agenda kegiatan belajar-mengajar regular (rutin). Dan tak kalah penting adalah ketersediaan lahan untuk penanaman, serta pengelolaan.”

Masih menurut Ima, bahwa Green Kurban hanyalah bentuk Ikhtiar kecil, yang diharapkan dapat mendorong dan menginspirasi gerakan kolektif yang lebih besar, hijaukan alam raya.

“Karenanya kami mengajak seluruh kaum Muslimin untuk bergabung bersama ribuan pekurban lainnya dalam program Green Kurban. Memaknai  lebih ibadah kurban sebagai manifestasi penghambaan kita, makhluk yang mengemban amanah, menjaga serta melestarikan bumi tercinta,” Pungkas Ima.

Masukan Email Anda

untuk mendapatkan informasi berkala.

×
Assalamualaikum! Silahkan Tinggalkan Pesan anda di sini dan kami akan segera merespon pesan anda segera.