Forum Wakaf Produktif Tetapkan Target Kontribusi 10 Persen pada PDB Negara

SF-UPDATE,– Usai peluncuran di pengujung 2016, Forum Wakaf Produktif (FWP) menggelar rapat membahas hal-hal yang penting. Di antaranya, penentuan visi misi forum tersebut, pembentukan struktur organisasi, dan program kerja.

Ketua FWP Bobby P. Manulang menjelaskan, rapat tersebut menghasilkan tiga bulir kesepakatan. Pertama, menjadikan wakaf sebagai sektor ekonomi nasional, kedua, menjadikan wakaf sebagai salah satu instrumen ekonomi nasional. Ketiga, memberikan kontribusi pada peningkatan kesejahteraan sosial.

“Visi kami di mana dengan gagasan wakaf produktif ini bisa turut berkontribusi sebanyak 10 persen untuk PDB,” kata Bobby di kantor Badan Wakaf Indonesia (BWI) Jakarta, Kamis (9/2/2017).

Ia juga mengaku ingin memperluas cara pandang masyarakat terkait wakaf produktif. Juga, mengoptimalkan sinergitas para stakeholder wakaf di kalangan akademisi, bisnis, dan civil society.

Sementara itu, FWP telah menggagas sejumlah program kerja eksternal dalam waktu dekat ini. Di antaranya: edukasi dan sosialisasi wakaf produktif kepada masyarakat, sinergi penghimpunan wakaf tunai, optimalisasi aset wakaf, dan optimalisasi hubungan kerja sama dengan LKS-PWU dan mitra strategis.

Sebelumnya, ketua BWI, Slamet Riyanto sempat menegaskan terbentuknya FWP ini untuk mengarahkan gerakan wakaf produktif ke arah yang lebih maju, lebih massif, dan lebih terasa manfaatnya bagi masyarakat.

Forum Wakaf Produktif ini beranggotakan lembaga professional yang concern membahas hal ini. Di antaranya Badan Wakaf Indonesia (BWI), Sinergi Foundation (Wakafpro), Dompet Dhuafa, Wakaf Al-Azhar, Yayasan Wakaf Bangun Nurani Bangsa (ESQ), Perhimpunan BMT Indonesia, Global Wakaf, Rumah Wakaf, Wakaf Daarut Tauhiid, dan Wakaf Bani Umar. [agh]

Berbagi & Bersinergi untuk Manfaat Tiada Henti

Masukan Email Anda

untuk mendapatkan informasi berkala.

×
Assalamualaikum! Ada yang bisa Kami bantu?