Buah Manis Menimba Ilmu, Sejumlah Mahasiswa BPB Selesaikan Pendidikan dengan Gemilang

SF-UPDATE,– Serupa memetik manis dari perihnya perjuangan, sejumlah mahasiswa penerima manfaat Beasiswa Pemimpin Bangsa (BPB) berhasil lulus dengan nilai prima dari universitas-universitas ternama di Indonesia. Tak hanya itu, sejumlah prestasi pun diukir oleh mereka. Berikut informasinya yang berhasil Redaksi himpun ;

 

Dinda Listya Bestari

Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unpad ini telah menyelesaikan pendidikan S1-nya. Pada Rabu (8/2/2017), ia mengukir prestasi sebagai peraih cum laude di helatan wisuda kampusnya. Kini, ia hendak melanjutkan pendidikan profesi sebagai dokter. Meski perjalanan masih panjang, ia mengaku siap mengabdikan dirinya untuk masyarakat.

 

Egy Purnama

Di tanggal yang sama seperti Dinda, Egy pun melaksanakan pelantikan kelulusan. Penerima manfaat BPB ini lulus dari jurusan Ilmu Kelautan Unpad. Sebelumnya ia aktif mengikutsertakan karya berjudul "The Study of Bottom Substrate Mapping Accuracy with 2D and 3D in Biawak Island Seas of Indramayu District West Java” di acara International Forum on Sustainable Future in Asia.

 

Muhammad Nurulloh

Tak mau kalah, mahasiswa Pendidikan Teknik Elektro (PTE) UPI, Muhammad Nurulloh menyelesaikan pendidikannya di akhir 2016 lalu. Nurulloh merupakan mahasiswa berprestasi yang memiliki ragam aktivitas organisasi. Ia pun sempat menjadi pemateri dalam Workshop dan Pelatihan Penulisan Proposal Program Kreativitas Mahasiswa.

 

Guruh Sutrisno Utomo

Hanya memerlukan waktu 3,5 tahun bagi Guruh Sutrisno Utomo untuk menyelesaikan studi di jurusan Ilmu Keolahragaan FPOK UPI. Perjuangan keras menimba ilmu ini diganjar manis dengan predikat cum laude.

 

Syahdan, Beasiswa Pemimpin Bangsa (BPB) adalah program beasiswa pendidikan terpadu bagi mahasiswa berprestasi dari kalangan dhuafa di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Program ini juga menggenjot kepemimpinan para penerimanya dengan pola asrama.

BPB didirikan seiring dengan banyaknya lulusan SMA dan mahasiswa di PTN yang berprestasi dari kalangan dhuafa yang terkendala biaya pendidikan dan bea-hidup. Sebab itu, CEO Sinergi Foundation, Ima Rachmalia menilai perlunya upaya sistematis membangun mental dan karakter mahasiswa agar tidak sekadar memiliki prestasi akademik, tetapi juga memiliki jiwa kemandirian, kewirausahaan, kepemimpinan, dan kemuliaan akhlak. [agh]

Berbagi & Bersinergi untuk Manfaat Tiada Henti

Masukan Email Anda

untuk mendapatkan informasi berkala.

×
Assalamualaikum! Ada yang bisa Kami bantu?