lumbung desa, sayur organik, sampah

Bersama LD, Para Santri Belajar Memilah Sampah

Bagaimana cara belajar memilah sampah? Dengan konsep menyenangkan, Lumbung Desa Ciwangi mengajak santri-santri Al-Hikmah dari kampung Sukasirna, melakukan pelatihan pemisahan berbagai jenis sampah, dimulai dari plastik, botol, besi, dan jenis sampah lainnya. Rupanya, ini memancing antusiasme mereka.

“Ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman santri mengenai klasifikasi sampah, untuk persiapan bank sampah yang akan dilakukan di pesantren Al-Hikmah,” kata Rahmi, pendamping Lumbung Desa Ciwangi.

Sampah yang dikumpulkan santri selama satu bulan dirasa cukup banyak, namun manajemen pengelolaan sampah yang masih awam dikalangan para santri mengakibatkan sampah menumpuk. Sebab tak ada pemisahan jenis-jenis sampah, harga yang dihasilkan pun tidak maksimal, dan tak banyak menghasilkan efek ekonomi untuk mereka.

“Saya berharap ini dapat meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Pun, melalui mekanisme bank sampah yang dikelola para santri, diharapkan mampu meningkatkan pendapatan mereka melalui sistem tabungan sampah,” katanya.

Selain memilah sampah, para santri juga membuat gerakan penanaman tanaman organik di sebuah lahan seluas 20 tumbak. Pertama-tama, mereka diajak membuat tumbakan tanah untuk ditanami sayuran, salah satunya kangkung.

“Mereka terlihat senyum sumringah dan ceria ketika diajak terjun langsung di kegiatan ini. Semoga mampu mengugah kesadaran mereka akan pentingnya sayuran organik bagi kesehatan,” tandasnya.

Ayo wujudkan masyarakat yang lebih berdaya dengan berkontribusi di program Lumbung Desa!

Klik di sini

Atau transfer ke:
Mandiri Syariah 700.098.2158
a.n Sinergi Foundation

Info dan konfirmasi:
0812 2066 7263

Berbagi & Bersinergi untuk Manfaat Tiada Henti

Masukan Email Anda

untuk mendapatkan informasi berkala.

×
Assalamualaikum! Silahkan Tinggalkan Pesan anda di sini dan kami akan segera merespon pesan anda segera.