Bagikan Daging Kurban Jangan Pakai Kresek, Yuk Ikuti Cara Masyarakat Kampung Sadarbakti Ini!

SF-UPDATES,– Hari Raya Idul Adha 1437 H telah tiba. Di momen sakral ini, masyarakat berbagi kebahagiaan dan menikmati hasil kurban bersama-sama. Selalu mampu melahirkan sebersit pengalaman baru yang tak terlupakan.

Tapi, pembaca, ada yang beda. Mari kita tengok perayaan Idul Adha di Kampung Sadarbakti Desa Sukasirna Cianjur. Jika umumnya masyarakat gemar menggunakan kantung plastik sebagai media distribusi, di sini justru lain. Ada pelepah daun pisang, dan ganting (irisan bambu) yang digunakan untuk wadah daging yang siap diibagi ke masyarakat.

Menurut Ahmad Nurjen, mitra Green Kurban di wilayah tersebut, masyarakat setempat telah lama memelihara kebiasaan ini. Mereka umumnya mendayagunakan bambu tak terpakai untuk mengaitkan daging. Pun dengan penyembelihan Senin (12/9/2016), wadah yang digunakan nerasal dari pepohonan sekitar.

Hal ini selaras dengan tujuan Green Kurban untuk melestarikan bumi. Tentu kita tahu, plastik yang selama ini dipakai masyarakat, memiliki unsur yang sulit diurai. Alih-alih bermanfaat, efeknya justru mencemari lingkungan. Dengan warga memakai bahan organik, Green Kurban menjadi yang terdepan mendukung kebiasaan ini.

“Masyarakat saat ini betul-betul tergantung dengan plastik. Usai Idul Adha, banyak plastik yang tercecer. Sehingga harus ada yang memahamkan pada mereka untuk menggunakan media organik,” kata Saji Sonjaya, koordinator Green Kurban 2016, beberapa waktu lalu.

Fauziah, salah seorang tim monitoring Green Kurban, menuturkan, “Biasanya ada edukasi dulu dari kami, bahwa masyarakat harus menggunakan pelepah pisang atau bahan organik lain. Tapi, Alhamdulillah, di Kampung Sadarbakti ini, mereka sadar sendiri untuk memakai media alami,”

Tak hanya edukasi soal media dari lingkungan, Green Kurban pun turut maju menggerakkan penghijauan bumi. Dari setiap satu hewan yang dikurbankan, akan ditanam satu pohon. “Hanya sebagian kecil dari ikhtiar menghijaukan bumi. Namun, insya Allah akan terasa manfaatnya di masa mendatang,” tandas CEO Sinergi Foundation, Ima Rachmalia.

Reporter: Aghniya Ilma Hasan

Berbagi & Bersinergi untuk Manfaat Tiada Henti

Masukan Email Anda

untuk mendapatkan informasi berkala.